Teknik Contreng WA: Strategi Meningkatkan Kualitas Kegiatan Supervisi Kepala Sekolah

Oleh: Anita Herdiawati, M.Pd., Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Mungkid


Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) yang mengalami kecepatan dan percepatan luar biasa memberi tekanan pada perilaku manusia untuk dapat memenuhi kebutuhan dan tuntutan hidupnya. Di bidang pendidikan, hal ini memunculkan kesadaran baru untuk merevitalisasi kinerja guru dan tenaga kependidikan dalam rangka menyiapkan peserta didik dan generasi muda masa depan yang mampu merespon kemajuan IPTEK, serta kebutuhan dan tuntutan masyarakat. Pendidikan tidak akan mencapai tujuan yang dicita-citakan apabila guru tidak memiliki ilmu pengetahuan dan keterampilan yang ideal serta kepribadian yang matang (dewasa, arif, bijaksana). Ketiga unsur tersebut bisa didayagunakan secara sinergis dan optimal apabila guru memiliki motivasi yang tinggi untuk melaksanakan program pengembangan diri (Ulul Azam, 2022).
Asumsi tersebut menandaskan bahwa peningkatan profesionalitas guru merupakan hal yang harus dilaksanakan secara sistematis dan berkelanjutam. Salah satu upaya strategis untuk meningkatkan kualitas guru adalah melalui kegiatan supervisi kepala sekolah. Supervisi diarahkan pada upaya-upaya yang sifatnya memberikan kesempatan kepada guru-guru untuk berkembang secara profesional, sehingga guru lebih mampu melaksanakan tugas pokoknya, yaitu meningkatkan proses dan hasil pembelajaran. Sasaran utama kegiatan supervisi adalah proses pembelajaran peserta didik. Proses tersebut dipengaruhi oleh banyak faktor, seperti guru, peserta didik itu sendiri, kurikulum, alat dan buku pelajaran, serta kondisi lingkungan sosial dan fisik sekolah. Hasil pelaksanaan supervisi berupa rekomendasi yang dapat dimanfaatkan untuk perkembangan keterampilan mengajar atau meningkatkan profesionalisme guru, mengurangi kendala yang muncul atau yang mungkin akan muncul. Kegiatan yang dilaksanakan diharapkan dapat mendorong guru memperbaiki penampilan dan kinerjanya.
Salah satu strategi yang bersifat doable dan acceptable dalam supervisi adalah teknik contreng WA. Maksud dari teknik ini adalah kepala sekolah membuat daftar nama guru kemudian menuliskan kelengkapan administrasi yang harus dibuat guru mulai dari program tahunan, program semester, silabus, rencana pelaksanaan pembelajaran, daftar nilai, jurnal penilaian sikap, hand out materi, rancangan penilaian, kumpulan tugas terstruktur dan kegiatan mandiri, analisis penilaian harian, program remidi dan program pengayaan, laporan PKB, daftar buku yang digunakan siswa, daftar buku yang digunakan guru, kisi-kisi soal, kumpulan hasil praktik siswa, kumpul proyek dan jurnal mengajar. Kemudian diisi dengan centang jika guru sudah mengumpulkan administrasi mengajar. Setiap bulan difoto kemudian dibagikan di group WA guru, saat dibaca akan diketahui administrasi mengajar yang sudah lengkap dan belum lengkap sehingga bapak ibu guru kemudian berusaha secepatnya untuk melengkapi. Jika sudah lengkap administrasi yang dimiliki guru maka sebagai kepala sekolah mudah sekali akan mengadakan supervisi di setiap semester dan guru pasti sudah siap.
Supervisi dengan teknik contreng WA akan membuat guru aktif, artinya guru dan kepala sekolah sebagai supervisor harus saling aktif berpartisipasi. Teknik ini juga bersifat humanis, dalam artian mampu menciptakan hubungan kemanusiaan yang harmonis, terbuka, jujur, konsisten, sabar, antusias, dan diselingi humor. Selain bersifat humanis, teknik contreng WA juga bersifat konstruktif karena mampu meningkatkan kreatifitas dan inovasi guru dalam mengembangkan proses pembelajaran.
Berdasarkan paparan di atas, bisa dikuatkan asumsi bahwa supervisi kepala sekolah dengan teknik conteng WA jika dilaksanakan secara idela sesuai dengan tahapan ideal kegiatan tersebut serta mempertimbangkan tingkat kebutuhan guru dan kondisi sekolah, maka tujuan utama dari supervisi akan tercapai secara optimal.

Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Teknik Contreng WA: Strategi Meningkatkan Kualitas Kegiatan Supervisi Kepala Sekolah, https://jateng.tribunnews.com/2023/01/03/teknik-contreng-wa-strategi-meningkatkan-kualitas-kegiatan-supervisi-kepala-sekolah.